Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kalian Terjebak dalam Generasi Sandwich? Kenali Penyebabnya

Awal bulan tapi uang gajian kok sudah menipis padahal belum dibelanjakan apa-apa? Awas! Mungkin kalian berada pada situasi generasi sandwich. Situasi itu terjadi ketika keuangan kita belum sempat diapa-apakan seperti dibelanjakan untuk kebutuhan pribadi, ditabung, dan diinvestasikan. Akan tetapi sudah lenyap karena kewajiban membayar tagihan-tagihan serta membantu kebutuhan finansial anggota keluarga lainnya. Di Indonesia, generasi sandwich bukan suatu hal yang baru. Karena sudah terbentuk budaya dari zaman dahulu kala, bahwa anak harus berbakti dengan orang tua sehingga mereka ada keharusan untuk merawat orang tua di masa lansia sebagai balas budi. Apa sih sebenarnya pengertian generasi sandwich itu secara lengkap?

terjebak dalam generasi sandwich

Generasi Sandwich

Generasi sandwich merupakan istilah dari seseorang yang sudah beranjak dewasa yang terhimpit kebutuhan merawat secara fisik, emosional, finansial orang tua dan anak. Mereka dianalogikan seperti isian sandwich yang terjepit di antara kedua roti. Berdasarkan jenisnya, seseorang yang terjebak dalam generasi sandwich memiliki dua jenis yaitu tradisional dan club. Untuk yang generasi tradisional merupakan orang dewasa 40-50 tahun yang merasa wajib untuk merawat orang tuanya yang membutuhkan dukungan dari segala aspek. Sedangkan generasi club merupakan orang dewasa 30-40 tahun yang masih memiliki anak kecil akan tetapi mereka merasa wajib mendukung orang tua atau kakek neneknya dari segala aspek.

Penyebab Seseorang Terjebak dalam Generasi Sandwich

Berbagai penyebab dari generasi sebelumnya yang sulit mengelola keuangan dan menyiapkan dana pensiun itulah yang menyebabkan generasi setelahnya terjebak dalam generasi sandwich. Selain itu penyebab lainnya adalah perilaku konsumtif, pendapatan rendah dan biaya hidup tinggi dari generasi sebelumnya. Atau bisa jadi karena generasi sebelumnya juga merupakan mantan generasi sandwich. Beban finansial yang berat itu terkadang membuat seseorang yang terjebak dalam generasi tersebut akhirnya mengorbankan segalanya seperti tabungan dan dana pensiun agar kebutuhan dari orang-orang yang mereka tanggung dapat terpenuhi. Inilah yang membuat mereka tidak memiliki dana pensiun dan akhirnya bergantung ke generasi selanjutnya, dan anaknya jadi generasi sandwich juga, kemudian rantai ini jadi semakin panjang.

Dampak Seseorang yang Terjebak dalam Generasi Sandwich

Kebutuhan yang banyak dan harus dipenuhi tentu memberikan beban yang sangat berat pada seseorang yang terjebak dalam generasi sandwich. Hal tersebut sangat mudah membuat mereka merasa bersalah jika tidak mampu memenuhi semuanya dan akan memicu stres. Ditambah dengan mengurus orang tua dan anak secara sekaligus akan menambah beban pada pikiran. Kesulitan yang didapat akibat hal itu antara lain kerja dan hidup mereka akan mengalami kesulitan dalam mencapai keseimbangan, akan muncul rasa tidak dihargai, hobi dan minat mereka akan terabaikan, menimbulkan rasa kecemasan hingga depresi, serta akan sulit mengelola hubungan bahkan sampai-sampai ada yang kesal terhadap orang yang mereka sayangi.

Cara Memutus Rantai Generasi Sandwich

Untuk melakukannya memanglah bukan hal yang mudah tapi juga bukan hal yang mustahil. Kunci yang perlu dikuatkan yaitu melakukan perencanaan finansial yang baik. Dari sana, akan ada peluang untuk membuat masa tua akan lebih terjamin. Selain itu generasi setelahnya akan menjalani kehidupan yang lebih bebas, tidak harus lagi mengalami situasi terhimpit. Jadi, bagaimana cara membuat perencanaan finansial yang baik?

  • Mencatat arus kas, mulai dari pemasukan dan pengeluaran
  • Menyiapkan program pensiun seperti memiliki dana pensiun
  • Mengelola penghasilan dengan bijak, bisa dibantu dengan menggunakan rumus membagi penghasilan ke dalam beberapa kategori
  • Menambah sumber penghasilan dengan membuka bisnis atau memiliki side job lain

Menjadi seseorang yang terhimpit oleh roti sandwich memang merupakan hal yang terasa berat sebab harus memikul beban 2 kali lebih berat daripada orang lain. Dari semua yang sudah dibagikan, alangkah baiknya kita jadi belajar bahwa perencanaan finansial serta memiliki dana pensiun khusus di hari itu itu sangat penting. Dengan begitu, kita tidak akan membebani segala hal kepada generasi setelah kita dan kita bisa memutus rantai generasi sandwich.


1 komentar untuk "Kalian Terjebak dalam Generasi Sandwich? Kenali Penyebabnya"

  1. Connectivity and interoperability with upcoming technologies – the info concerning 3D printing and its printers can Puffer Jackets be saved in a cloud community, to be accessed anytime. Also, the forthcoming of artificial intelligence and machine studying in dental 3D printing is about to open many doors for unknown opportunities and advantages. And the wheels for these modifications have now been set in motion by major market gamers. For instance, In March 2022, Dentsply Sirona introduced a partnership with Google, Inc. It aims to bring Cloud Storage and AI to digital dentistry and alter the ways of storing and accessing data as soon as} and for all. UltiMaker provides a comprehensive schooling ecosystem for educators and college students, giving them access to a wide range|a variety} of assets designed to improve studying within the classroom.

    BalasHapus