5 Strategi Pemasaran Dalam Bisnis Online

Aktivitas online merupakan salah satu bagian yang tak terpisahkan bagi sebagian besar masyarakat dunia, termasuk di Indonesia. Melihat kondisi tersebut, para pebisnis mau tidak mau harus mengikuti jejak gaya hidup masyarakat yang modern, agar pangsa pasar yang mereka kuasai tetap bertahan, atau bahkan bertambah. 
Sekarang, dalam pemasaran di dunia maya, setidaknya ada 6 jenis strategi marketing yang banyak dilakukan oleh para pebisnis guna meraih konsumen, yaitu:

1. Content Marketing
Salah satu tujuan utama para pengguna internet berselancar di dunia maya adalah untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan. Strategi bisnis Content Marketing adalah berupaya menarik calon konsumen dengan cara menyediakan beragam informasi yang dicari konsumen. Informasi tersebut dapat berupa sebuah artikel, video, hasil riset, dan sebagainya. Namun, ragam informasi yang disediakan harus relevan dengan jenis bisnis yang dijalankan. Misalnya, toko online obat kecantikan menyediakan tips-tips agar tampil cantik dan menarik.

2. Mobile Marketing
Salah satu strategi pemasaran di dunia maya yang sedang ngetrend saat ini adalah Mobile Marketing. Mobile marketing merupakan strategi pemasaran yang mengarah pada calon-calon konsumen yang sering berinternet menggunakan perangkat mobile, seperti handphone dan tablet. Para pebisnis harus mendesain ulang suatu website bisnisnya agar ramah (user friendly) jika diakses dengan gadget mobile. Menurut data berbagai sumber, saat ini rata-rata jumlah kosumen yang membeli produk lewat ponsel mencapai 30-40%.

3. Continuous Marketing
Jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter menjadi jalur utama dalam melaksanakan Continuous Marketing. Pemasaran berkelanjutan ini menekankan pada promosi dalam jaringan media sosial. Selain itu, agar sukses para pebisnis juga hendaknya menganalisis berbagai data, misalnya demografi, feedback konsumen, opini, dan lainnya guna menemukan konsep produk bisnis yang diinginkan konsumen.

4. Integrated Digital Marketing
Integrated digital marketing adalah strategi pemasaran dengan memanfaatkan dan menyatukan segala komponen sumber daya digital yang ada. Hal tersebut sebagai cara guna memperkuat efektivitas pemasaran. Sinergi antara blog, kampanye brand, media sosial, dan sebagainya harus saling berkolaborasi secara real time untuk menjangkau konsumen yang bervariatif.

5. Visual Marketing
Kata pepatah, dalam satu gambar bisa mewakili 1000 kata. Visual marketing mengedepankan bagaimana menciptakan objek visual yang dapat mewakili produk yang ditawarkan. Saat ini, visual marketing menjadi semakin mudah dilakukan di dunia maya berkat adanya berbagai situs sharing, seperti youtube, pinterest, instagram, vine dan lainnya. Kreativitas membuat gambar-gambar yang memorable merupakan salah satu syarat untuk sukses menjalani strategi pemasaran visual.

6. Personalized Marketing
Personalized Marketing atau juga biasa disebut dengan istilah one to one marketing merupakan strategi pemasaran dengan mengedepankan bahwa setiap personal (konsumen) adalah unik, sehingga perlakuan untuk masing-masing konsumen berbeda-beda. Di bisnis e-commerce, personalized marketing dapat kita lihat pada cara kerja sebuah situs toko online yang menampilkan produk-produk yang dijualnya berbeda-beda untuk masing-masing user, baik berdasarkan target lokasi, trek minat dan hobi, umur, gender, dan sebagainya.

Dengan cara demikian, maka pemasaran akan lebih tertarget. Namun, untuk melakukan hal tersebut, tentu ada software khusus yang harus dimiliki oleh sebuah toko online. Raja toko online dunia, yakni Amazon telah sukses menerapkan strategi Personalized Marketing

Komentar

Postingan populer dari blog ini

6 Konsep Kegiatan Pemasaran

Cara Menghadapi Konsumen yang Rewel

Waktu Yang Baik Untuk Melakukan Promosi